Cireng, Jajanan Sepanjang Masa

By on October 31, 2013

Siapa yang tidak mengenal cireng, meski jajanan ini datang dari Jawa Barat, tapi sejak dulu sudah menyebar luas hampir di seluruh Indonesia. Cireng mulai terkenal sekitar tahun 80an, dan masih ada hingga kini. Cireng biasanya banyak dijajakan di depan-depan sekolah, karena itu mulai dari anak SD sampai anak SMA bahkan anak kuliahan pun pasti mengenal cireng. Jajanan yang tak lekang dimakan waktu ini dulu hanya dijajakan menggunakan gerobak atau sepeda ontel, namun sekarang banyak penjual cireng yang menjajakannya di warung-warung bahkan sudah ada yang menjualnya online.

cireng2

Tak hanya tempat berjualannya saja yang mengalami perkembangan, variasi bentuk dan rasanya sudah mulai beragam. Jika jaman dahulu cireng hanya berbentuk pipih kemudian digoreng dan ditusuk dengan lidi, kalau cireng sekarang berinovasi dengan berbagai isi di dalamnya. Bentuknya pun beragam mulai dari bundar, segitiga, sampai ada yang berbentuk hati. Isi dari cireng ini juga tak mau kalah, ada sosis, daging ayam, sapi, bakso, hingga keju.

Cireng sebenarnya berasal dari kata aci digoreng, atau tepung tapioka yang digoreng. Makanan ini awalnya adalah makanan khas sunda. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat cireng juga cukup mudah dicari, antara lain terdiri dari tepung kanji, tepung terigu, air, merica bubuk, garam, bawang putih, kedelai, daun bawang dan minyak goreng.

cireng 3

 

Cara membuatnya, cukup mencampur tepung tapioka dengan bumbu garam, merica, bawang putih bubuk, daun seledri , dan daun bawang hingga rata. Tuang air panas sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan bisa diuleni dan dibentuk. Jika mau dikasih isi, masukkan saat dibentuk. Kemudian, goreng hingga kecokelatan dengan api sedang, maka cireng siap dihidangkan hangat-hangat. (Hikari/ensiklopediaindonesia.com) (Foto: resepunik.wordpress.com; justtryandtaste.com; thegourmetgirl.tumblr.com)