Kemegahan Pagoda Tertinggi di Indonesia, Taman Alam Lumbini

By on March 31, 2015

Berastagi, Sumatera Utara dari dulu sudah dikenal dengan keindahan alamnya yang masih alami. Terlebih dengan adanya Taman Alam Lumbini. Taman Alam Lumbini terletak di Desa Tongkoh, Kecamatan Dolatrayat, Kaki Gunung Sibayak yang terkenal dengan udara yang sejuk dan segar sekaligus suasana yang tenang. Arti nama Lumbini sendiri merupakan nama tempat di kaki Gunung Himalaya (wilayah Nepal) dimana Pangeran Siddhartha Gautama dilahirkan dan kelak akan menjadi Buddha.

Di Taman Alam Lumbini terdapat Pagoda tertinggi di Indonesia yang merupakan replika Pagoda Shwedagon yang ada di Burma, Myanmar. Bangunannya terlihat sangat megah dengan diselimuti cat berwarna emas cerah. Luasnya bangunan dijamin akan membuat kita semakin berdecak kagum.

Dengan hampir keseluruhan bangunan yang diselimuti warna emas, inilah yang membuat bangunan ini terlihat megah dan indah. Pagoda disini sendiri merupakan tempat ibadah bagi para Umat Buddha, namun anda bisa menikmati keindahannya dari dalam maupun luar bangunan dengan syarat harus melepas alas kaki.

Di bagian luar Pagoda, terdapat taman-taman alam yang sangat rapi dan kebun buah yang mengelilingi Pagoda. Sedangkan di bagian dalamnya terdapat gelang ornamen emas dan Pagoda tersebut memiliki empat ruang Buddha berukuran sedang pada bagian tengah yang menghadap ke empat sisi ruangan, dan pada bagian tengahnya dijadikan sebagai lokasi bagi pengunjung yang hendak bersembahyang.

Replika Pagoda Shwedagon di Taman Alam Lumbini, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara ini merupakan replika tertinggi kedua setelah Burma dan merupakan Pagoda yang tertinggi di Indonesia sehingga meraih rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) dengan kategori Pagoda Tertinggi di Indonesia.

Pagoda Taman Alam Lumbini dapat dicapai dengan mengendarai mobil dengan lama perjalanan sekitar 2-3 jam dari Medan. Jika menggunakan kendaraan umum, anda bisa naik angkot Sutra ke Berastagi dengan ongkos sekitar Rp 10.000. Anda bisa turun di Tahura atau Simpang Tongkoh. Simpang Tongkoh dapat dikenali dengan tugu buah jeruk di tengah pertigaan, dan anda tinggal mengikuti petunjuk jalannya saja. (Hikari/ensiklopediaindonesia.com)