Kue Wajik, Jajanan Tradisional Manis Legit

By on September 26, 2013

Aduh…hanya dengan membayangkan bentuknya saja sudah terbayang pula rasa manis bercampur legit seiris kue wajik ketan yang juga merupakan hidangan tradisional khas Jawa Tengah. Selain dikenal sebagai kuliner khas suku Jawa Tengah, ternyata wajik ketan ini populer juga hingga ke negeri tetangga, Malaysia, tak heran jika wajik dianggap sebagai kue tradisional khas melayu. Dibuat dengan komponen utama ketan dan gula merah, kue ini menghasilkan rasa manis legit yang khas, teksturnya lengket dan berminyak namun lembut dimakan pokoknya sedap. Cara membuat kue ini biasanya bahan ketan dimasak sampai empuk dan lembut, ada juga yang memasak ketan setengah matang, namun yang masih sering dipakai adalah memasak ketan sampai empuk karena lebih disukai masyarakat karena hasilnya lembut dan lumer dumulut. Bahan lainnya ada gula pasir juga, santan kelapa, air mendidih, daun pandan supaya lebih maknyuss hasil wajik anda, serta sedikit garam. Bahannya memang sederhana dan mudah didapatkan, namun untuk menghasilkan seloyang kue wajik ketan yang enak, legit, lembut, ini butuh keahlian khusus, tak sembarang orang bisa berhasil membuatnya, butuh trial dan eror sampai menemukan racikan dan teknik yang pas. Cara membuatnya sederhana, namun jangan salah, anda butuh banyak berlatih supaya wajik anda sempurna nantinya. Ketan yang sudah dikukus setengah matang kemudian direndam dalam air mendidih sebelum kemudian dikukus kembali supaya empuk dan lembut sempurna seperti yang anda inginkan. Setelah itu baru deh ketan tadi dimasak bersama santan, gula merah, gula pasir, garam dan daun pandan jangan lupa, terus diaduk, diaduk sampai menghasilkan cairan minyak, dan adonan menjadi benar-benar kental, jangan ada jeda, mengaduk harus terus menerus supaya hasilnya bagus. Setelah semua bahan sesuai dengan seharusnya, kental dengan minyak dari santan alami, baulah kemudian dicetak dalam cetakan segi empat yang sudah diolesi minyak goreng, tunggu dingin terlebih dahulu sebelum anda potong-potong. Namun kini seiring kreatifitas dan perkembangan jaman, sudah banyak variasi wajik yang juga tak kalah enaknya seperti wajik ketan dengan duren atau buah nangka, sesuaikan saja dengan selera anda. Biasanya wajik dihadirkan pada acara-acara istimewa semisal acara khitanan, perayaan pernikahan ataupun acara perayaan hari raya idul fitri atau idul adha sebagai suguhan istimewa untuk tamu yang berkunjung. Dalam kehidupan sehari-hari juga wajik banyak dijual sebagai pelengkap ragam jajanan pasar tradisional. (Arisca Meir/ensiklopediaindonesia.com) (Foto: portalmasakan.com)