Belalang Goreng, Oleh-Oleh Khas Gunung Kidul, Yogyakarta

By on November 4, 2013 - Dibaca : 1,298 kali
belalangQ

Provinsi Yogyakarta, Khususnya Gunung Kidul terkenal dengan keindahan pantainya. Banyak yang mengakui kalau keindahan pantai-pantai di Gunung Kidul tak jauh indahnya dengan pantai-pantai di Bali. Dengan kondisi alam yang agak berbeda dengan daerah lain di Yogyakarta, Gunung Kidul juga punya kuliner unik khas tersendiri yang berbeda dan bisa dibilang agak ekstrim bagi sebagian orang. Salah satunya adalah kuliner berbahan dasar belalang, anda akan banyak menjumpai pedagang-pedagang yang menjajakan makanan ini ketika menjelajahi daerah Gunung Kidul, khususnya Wonosari.

Jika biasanya belalang dianggap sebagai hama bagi petani, lain dengan belalang yang hidup di Gunung Kidul. Mereka merupakan sumber pundi-pundi uang bagi sebagian masyarakat Gunung Kidul. Spesies belalang yang dikonsumsi ini adalah belalang kayu. Belalang kayu banyak ditemukan di hutan-hutan di Gunung Kidul.

belalangmenangkap belalang pada musim kemarau cukup sulit, harus menggunakan galah karena biasanya belalang-belalang ini betngger di dahan-dahan pohon jati. Namun jika musim penghujan datang, belalang-belalang ini mudah ditemukan di daerah perkebunan seperti jagung dan ketela. Menangkapnya cukup mudah, hanya dengan tangan dan dibantu alat penerang. Kegiatan menangkap belalang ini dikenal dengan nyuluh.

Biasanya pedagang-pedagang di Gunung Kidul menjual belalang ini sudah siap santap berupa belalang goreng dan sudah dikemas dengan rapi dalam toples dengan harga sekitar 20 ribu-35 ribu/toples, namun ada juga yang menjual belalang-belalang mentah. Beberapa waktu terakhir ini, mulai banyak tempat makan di Gunung Kidul yang juga menjual makanan dari belalang sebagai salah satu menu mereka, biasanya belalang ini diolah menjadi belalang bacem, belalang crispy dan belalang balado.

belalang2

Untuk mengolah belalang menjadi kuliner lezat juga cukup mudah, cukup dengan membersihkan belalang dari sayap, sothang (kakai belakang belalang), dan kotorannya. Setelah itu dicuci bersih, dan diungkep dengan bumbu-bumbu khusus, setelah itu diolah sesuai selera. Jadi ketika mampir ke Gunung kidul, jangan lupa untuk membeli oleh-leh unik yang satu ini. (Hikari/ensiklopediaindonesia.com) (Foto: kangenjogjakarta.com; pergisekarang.blogspot.com; nutrisiuntukbangsa.org)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>