Mengunjungi Sejuk Segarnya Air Terjun Gitgit

By on September 17, 2013

Wisata Alam yang satu ini memang tidak sepopuler wisata pantai di Bali, Air Terjun Gitgit letaknya di Desa Gitgit, Kecamatan Sukadasa, Kabupaten Buleleng, Bali. Menikmati segarnya objek wisata yang satu ini rasanya bikin energi recharge kembali, lokasi air terjun dikelilingi hutan tropis yang lebat, masih sangat alami sejuk dipandang mata. Air terjun Gitgit tingginya sekitar 35 meter, untuk mencapai lokasi air terjun anda harus berjalan kaki sepanjang 600 meter. Suasananya yang asri alami  dengan hamparan perkebunan kopi dan cengkeh kerap dihiasi dengan kicauan burung-burung liar yang hidup  di kawasan hutan tropisnya, suara alam seperti inilah yang jarang ditemui di kehidupan kita sehari-hari. Objek wisata yang satu ini cocok dikunjungi khususnya bagi anda pecinta trekking, perjalanan anda tak akan sia-sia sesampainya pada titik dimana air terjun tertinggi di Pulau Bali ini berada.

bali_gitgit_waterfall

Akses menuju air terjun bisa anda tempuh dari pusat kota Denpasar, Bali. Setelah melewati kawasan Bedugul, anda harus berjalan melewati jalanan menanjak dengan banyak habitat kera hidup di sekitarnya, lalu setelah itu anda akan menemui jalan menurun dan berliku menuju tujuan utama yakni Air Terjun Gitgit, tersedia jasa guide yang merupakan pemuda desa sekitar untuk mendampingi perjalanan anda. Dari area parkir kendaraan anda harus berjalan sambil melewati perkebunan juga persawahan, begitu sampai anda boleh bermain air dan mandi-mandi santai juga asik, asal jangan mengotori lingkungan sekitar dan berhati-hati dengan bebatuan di sungainya. Namun bila anda tidak niat berbasah-basah ria, hanya duduk santai sambil menikmati semilir angin, sejuknya hawa sekitar merupakan terapi alami untuk membangkitkan kembali semangat anda. Perpaduan pemandangan yang mempesona, hawa sejuk, gemuruh air terjun dan suara-suara alam lainnya merupakan daya tarik objek wisata yang satu ini. Fasilitas bagi wisatawan sudah cukup lengkap, selain area parkir yang memadai, ada pula toko souvenir dan tempat makan. (Arisca Meir/inloveindonesia.com) (Foto: trivago.ie; travelling.lintas.me)