Menikmati Kesegaran Air Terjun Kedung Kayang

By on August 26, 2013

Sudahkah pernahkah anda mengunjungi waisata alam Air Terjun Kedung Kayang yang berada di desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini merupakan salah satu obyek wisata tepat pilihan anda untuk melepaskan penat dari aktivitas sehari-hari. Lokasinya yang berada di bawah kaki gunung Merapi membuatnya kerap terkena imbas dari dahsyatnya erupsi Merapi, namun hal ini tidak membuat pesonanya rusak terlalu lama dan kemudian menjadi sepi pengunjung, Air Terjun Kedung Kayang tidak jauh letaknya dari taman rekreasi Ketep Pass. Akibat erupsi merapi karakter sungai di Kedung Kayang pun ikut berubah, banyak batu-batu berukuran raksasa di bagian sungainya, airnya yang jernih serta lingkungannya yang segar asri membuat pikiran anda rileks begitu sesampainya disana. Kedung Kayang ini memiliki tinggi kurang lebih 40 meter, dekat dengan Ketep Pass, jaraknya sekitar 19 km dari Blabak – Boyolali, sebelum anda sampai Ketep Pass ada jalan mengarah Selo – Boyolali anda harus melewati jalan berliku sepanjang 6km. Akses menuju obyek wisata ini relatif mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun umum, kondisi medan jalan pun relatif bagus dengan tiga alternatif pintu masuk dari Boyolali, Muntilan atau Salatiga.

Air-Terjun-Kedung-Kayang-Magelang-Jawa-Tengah-01.jpg

Jika anda melakukan perjalanan dari Kota Jogja, anda harus naik bus AKAP kemudian turun di timur komplek Pabrik Kertas Blabag magelang kemudian lanjutkan dengan naik angkuta desa jurusan Tlatar Sawangan kemudian berganti angkutan desa jurusan Jrakah. Fasilitas bagi pengunjung pun memadai mulai dari toilet, kios-kios menjual makanan dan minuman ringan, bumi perkemahan juga tempat parkir. Dari pintu masuk ke parkiran agak menguras tenaga, anda harus berjalan 200 meter ke tebing untuk melihat pemandangan air terjun dari atas, bila ingin menuju sungai aliran air terjun, anda harus berjalan 1,5 km melewati area persawahan dan jalan setapak yang kadang licin. Bila anda berencana berlama-lama di kawasan bawah air terjun sebaiknya membawa bekal makanan dan minuman sendiri dari rumah karena jalan yang jauh menuju area kios.

photo-done-2

Hindari berkunjung saat musim penghujan apalagi saat aliran sungai deras, karena ini kurang aman bagi keselamatan pengunjung. (Arisca Meir/inloveindonesia) (Foto: wisatawonolelo.wordpress.com; travelling.lintas.me; travellibfmagz.com)