Menilik Keberadaan Candi Sewu

By on August 30, 2013

Candi adalah salah satu peninggalan sejarah yang menjadi simbol kekayaan adat istiadat bangsa Indonesia, dari sekian banyak candi yang ada khususnya di Pulau Jawa, ada satu candi yang merepresentasikan kerukunan antara umat Hindu dan Budha di masa lampau. Letaknya di Dukuh bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Candi Sewu berada di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur – Prambanan Unit Prambanan, tepat di sevelah Candi Prambanan, kalau dari pusat kota Yogyakarta anda harus menempuh jarak sejauh 18 km untuk bisa sampai Candi Sewu ini. Candi Sewu memiliki latar belakang agama Budha yang kental di Jawa Tengah, konon candi ini dibangun pada akhir abad VIII Masehi dan diduga berfungsi sebagai salah satu pusat atau tempat kegiatan keagamaan yang cukup penting di masanya hal ini terlihat dari luas dan banyaknya bangunan dalam kompleks, lokasinya yang berdekatan dengan Candi Prambanan menunjukkan bahkan di masa itu pun dua agama Hindu dan Budha berdampingan dengan damai dan toleran.

candi-sewu-entrance

Berdasarkan penemuan pada tahun 1960-an diduga nama asli Candi Sewu adalah Manjus’rigra atau Rumah manjusri yang merupakan Boddhisatawa dalam agama Budha. Bangunan Candi Sewu terbilang sangat luas, ada 249 banguanan yang terdiri dari 1 Candi Induk, 8 Candi Apit, serta 240 Candi Perwara. Candi ini punya bilik utama dan empat buah bilik penampil yang masing-masing punya pintu masuk sendiri, secara sederhana candi Sewu ini terbagi menjadi bagian kaki, tubuh serta atap candi. Seluruh bangunan dibuat dengan batu andesit, namun inti bangunannya terbuat dari bata merah. Pada kaki candi anda bisa melihat relief yang menggambarkan motif purnakalasa atau hiasan jambangan bunga, arca singa, di sisi luar tepi tangga reliefnya berupa yaksa, kalpawrksa, dan sankha juga masih banyak relief menarik yang unik lainnya.

candi-sewu

Sayangnya disekitar candi banyak reruntuhan dan stupa yang kurang terpelihara, namun meski begitu Candi Sewu tetap menarik untuk dikunjungi. (Arisca Meir/inloveindonesia.com) (Foto: yogyakarta.panduanwisata.com; kotawisataindonesia.com; iteravelnet.com)