Objek Wisata Rawa Pening, Danau Indah yang Misterius

By on August 3, 2013

Danau seluas 2670 Ha ini berada di deretan pegunungan, tidak mengherankan bila kawasan ini memiliki hawa yang sejuk cenderung dingin. Danau Rawa Pening secara administratif tercatat sebagai bagian dari Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Lokasinya berada di cekungan terendah antara Gunung Merbabu, Telomoyo, juga Ungaran. Danau indah ini memuat cerita legenda tentang seorang anak sakti yang konon kabarnya hidup di sekitar daerah Ambarawa, karena kesaktiannya ia diutuk seorang penyihir jahat, kutukan itu membuatnya menderita luka akibat penyakit kulit yang menempel di tubuhnya dan tak pernah sembuh sehingga ia pun dikucilkan penduduk. Bocah sakti yang bernama baru Klinting itu tidak punya teman, tidak ada anak-anak yang mau jadi temannya bahkan mereka mengejeknya, tidak ada satupun yang perduli padanya, sampai ada seorang bernama Nyai yang iba melihat keadaannya, Nyai bahkan memberinya makan saat ia kelaparan, karena ingin membalas kebaikan hati si Nyai, Baru Klinting berpesan sebelum pergi, jika Nyai mendengar bunyi kentungan, ia harus segera naik diatas perahu atau lesung. Seperginya dari rumah si Nyai, Baru Klinting meneruskan lagi perjalanannya, di dalam perjalanan itu dia bertemu lagi sekelompok anak-anak yang sedang bermain bersama, ia ingin bergabung, namun tidak hanya penolakkan yang ia dapat, ia pun harus menerima sumpah serapah, caci maki, dan hinaan dari mereka, Baru Klinting pun murka, kemudian ia menancapkan sebatang lidi ke dalam tanah, ia bersumpah, tidak akan ada seorangpun yang sanggup mencabut batang lidi tersebut selain dirinya sendiri, dan betul, siapapun yang mencoba mencabut lidi tersebut tidak ada satupun yang berhasil, dalam keputusasaan orang-orang kemudian meminta Baru Klinting untuk mencabut lidi tersebut, namun ternyata dari bekas lubang keluarlah air yang awalnya memancar kecil, namun kelamaan menjadi besar dan deras.

rawapening

Penduduk berlarian panik, kentungan pun dibunyikan, Nyai yang sedang menumbuk padi di lesung mendengar bunyi kentungan pun langsung naik keatas lesung ingat akan pesan si bocah  sakti. Tidak berapa lama air bah pun merendam desa beserta para penduduk yang sudah menghinanya, hanya Nyai yang selamat dan menceritakan kisah Baru Klinting ke sanak saudara dan kenalan-kenalanya supaya mereka tetap menghormati Baru Klinting, setelah kejadian itu Baru Klinting kabarnya berubah menjadi ular dan hidup di dasar Danau Rawa Pening untuk menjaga kawasan ini.

Kini kawasan ini berubah menjadi objek wisata yang murah meriah namun menarik untuk dikunjungi. Disini anda akan merasakan kegiatan wisata yang berbeda, area tepian danau tertata apik, dermaga danau serta warung-warung berkonsep lesehan berjajar disepanjang pinggirannya, anda dapat menikmati wisata apung, banyak pilihan perahu kecil yang akan membawa anda berkeliling danau dengan harga yang relatif terjangkau. Anda akan dilengkapi dengan peralatan berupa jaket pelampung sebagai standar keamanan, kegiatan berkeliling ini pun tidak bisa dibilang mudah karena tanaman eceng gondok banyak tumbuh subur di perairan danau ini yang juga dimanfaatkan sebagai bahan untuk barang kerajinan yang bernilai jual tinggi.

rawa-pening-lake

Selain itu anda juga bisa menyalurkan hobi memancing anda disini, berfoto, serta berburu barang kerajinan tangan yang menarik. Lokasi terbaik untuk menyusuri Danau Rawa Pening ini ada di kecamatan Ambarawa, perbatasan antara salatiga dan Semarang. (Arisca Meir/inloveindonesia.com) (Foto: tripadvisor.com; moberita.com; louise-dean.blogspot.com)