Rujak Mie Khas Betawi, Rujak Juhi

By on February 28, 2015

Masih ingat apa saja kuliner khas Betawi? Ada kerak telor, soto betawi, selendang mayang, dan Rujak Juhi. Nah, ada yang yang pernah mendengar kuliner yang terakhir disebutkan tadi? Kalau kita mereferenkan rujak ke daftar kuliner khas Indonesia, rujak itu seperti saladnya Indonesia. Biasanya rujak terdiri dari buah-buahan atau beberapa sayuran yang kemudian ditambah bumbu kacang lezat. Rujak-rujak di Indonesia pun sangat beragam, ada rujak cingur, rujak nastepa, rujak bebeg, dan lainnya.

Dari sekian jenis rujak yang disebutkan, yang paling familiar mungkin adalah rujak cingur khas Surabaya ini. Tapi pernahkah anda mendengar rujak khas Betawi? Mungkin ini terdengar asing, tapi kalau anda melihat seperti apa penjualnya, pasti anda bisa langsung mengenalinya.

Rujak Juhi, merupakan salah satu kuliner khas Betawi yang hingga kini masih banyak peminatnya meskipun penjualnya semakin tergusur keberadaannya. Rujak juhi ini agak berbeda dengan kebanyakan rujak buah lainnya. penampilannya agak mirip dengan rujak mie Palembang, karena memang rujak juhi memakai mie sebagai tambahannya. Selain mie, rujak juhi juga ditambahi sayuran-sayuran seperti selada, mentimun, dan kentang rebus, lalu ditambah bumbu kacang sebagai pelengkap, dan satu hal yang tidak boleh dilewatkan, yaitu Juhi-nya sendiri. Juhi ini adalah potongan sotong atau cumi kering.

Sepintas rujak juhi malah tidak terlihat seperti rujak, tapi lebih seperti gado-gado. apalagi dengan tambahan mie kuningnya. Satu porsi rujak juhi biasanya di hargai sekitar 10.000-14.000 rupiah. Selain menjual rujak juhi, penjaja rujak juhi juga menjual asinan khas Betawi. (Hikari/ensiklopediaindonesia.com)