Tahu Takwa Khas Kediri

By on January 27, 2014

Kalau anda berkunjung ke kota Kediri, jangan lupa sempatkan diri untuk membeli oleh-oleh khas Kediri, Tahu Takwa. Tahu berwarna kuning cerah ini sepintas sangat mirip dengan tahu di pasaran pada umumnya. Tak ada yang beda sama sekali. Tapi jika anda sudah mendekat dan mencium baunya, anda akan langsung tau apa bedanya. Apalagi kalau sudah mencicipinya.

Tahu yang pertama kali dikenalkan oleh pengusaha asal Cina bernama Bah Kacung  ini merupakan oleh-oleh khas Kediri sejak tahun 1912. Nama ‘takwa’ sendiri berasal dari bahasa Mandarin yang berarti ‘aroma’. Memang sangat sesuai dengan namanya, anda bisa membedakan mana tahu takwa yang asli dan mana tahu biasa dari aromanya. Aromanya gurih dan sangat menggoda bahkan sebelum dirasakan di lidah.

Tahu ini memiliki tekstur yang kenyal dan lembut saat dimakan. Berbentuk kotak seperti tahu kebanyakan, rasanya gurih dan tidak ada rasa masam sama sekali. Ini dia yang membuat tahu takwa berbeda dengan tahu lainnya. saat digoreng, kulit luarnya crispy, tapi bagian dalamnya tetap lembut.

Warna kuning cerahnya menggunakan pewarna makanan alami yaitu kunyit. Jadi sangat aman untuk dikonsumsi. Pembuatannya juga sedikit berbeda dengan tahu lainnya. tahu takwa ini setelah sudah menjadi tahu putih, baru direbus dengan kunyit dan garam. Jadi walaupun belum digoreng, tahu takwa bisa langsung dikonsumsi karena saat perebusannya membuat tahu ini matang.

Harganya tidak sebanding dengan rasanya yang spesial. Anda hanya merogoh kocek Rp. 2000,- rupiah saja untuk satu biji tahu takwa. Biasanya tahu takwa dikemas dalam anyaman bambu atau yang disebut dengan ‘besek’. (Hikari/ensiklopediaindonesia.com – Foto)