Taman Nasional Wakatobi

By on March 5, 2013

Taman Nasional Wakatobi adalah salah satu taman bawah laut terbesar di Indonesia. Taman Nasional Wakatobi memiliki luas sekitar 1,39 juta hektar yang meliputi keanekaragaman hayati laut dan karang yang menempati salah satu posisi prioritas tertinggi dari konservasi laut di Indonesia. Disamping itu, Wakatobi juga merupakan bagian terpenting dalam sebuah jaringan saling memenuhi dari Kawasan Perlindungan Laut sepanjang pesisir Tenggara Sulawesi. Nama ‘Wakatobi’ itu sendiri berasal dari singakatan gugusan 4 pulau yang ada di Sulawesi Tenggara, yaitu pulau Wangi-wangi, Kalidupa, Tomia, dan Binongko.
Keindahan dan kekayaan kawasan Taman Nasional Wakatobi sudah terkenal di mancanegara, terutama setelah Ekspedisi Wallacea dari Inggris pada tahun 1995 yang menyebutkan bahwa kawasan di Sulawesi Tenggara ini sangat kaya akan spesies koral. Terdapat 750 dari total 850 spesies koral yang ada di dunia. Kedalamannya bervariasi mulai dari datar sampai melandai ke laut dan di beberapa daerah perairan terdapat yang bertubir curam. Bagian terdalam perairannya mencapai 1.044 meter.
Pariwisata bahari adalah aktivitas wisata yang sudah lama dikenal dan merupakan pariwisata andalan di Taman Nasional Kepulauan Wakatobi. Kekayaan biota laut ini tidak lain karena hamparan terumbu karang yang sangat luas di sepanjang perairan dengan topografi bawah laut yang berwarna-warni seperti bentuk slop, flat, drop-off, atoll dan underwater cave.
selain menjadi surga ehidupan bagi penghuni bawah laut, Taman Nasional Wakatobi juga menjadi tempat beberapa jenis burung laut dan beberapa jenis penyu juga menjadikan taman ini sebagai rumah mereka. Terlebih lagi Perairan Wakatobi memiliki tamu setia yang menjadikan perairan Wakatobi sebagai taman bermainnya, tamu itu  adalah ikan paus sperma (Physeter macrocephalus). Biasanya, kawanan paus sperma berada di Wakatobi pada bulan November, saat belahan bumi lain membeku. Pada bulan tersebut perairan Wakatobi relatif lebih hangat dan berlimpah pakan yang bisa mengenyangkan perut kawanan paus.

Keberadaan berbagai macam gugusan terumbu karang dan kedalaman yang ideal menjadikan perairan di Taman Nasional Wakatobi tempat yang ideal bagi berbagai jenis biota laut untuk tinggal, sehingga menjadikan penghuni laut di sini memiliki nilai estetika dan konservasi yang tinggi. (Hikari Chan/inloveindonesia.com)