Tari Kecak, Tarian Khas Bali

By on September 13, 2013

Tari Kecak merupakan tari khas Bali yang mana para wisatawan baik asing maupun wisatawan domestik tak mau ketinggalan untuk menyaksikan persembahan tari tradisional yang satu ini saat berlibur ke Bali, rasanya sayang saja sudah sampai Bali tapi melewatkan persembahan kesenian tradisional yang satu ini. Tari Kecak konon awal mulanya diciptakan tahun 1930-an, pemain atau penarinya terutama adalah kaum pria yang banyak sekali jumlahnya bisa puluhan penari laki-laki bahkan lebih yang rata-rata duduk melingkar. Penari yang duduk emlingkar tersebut menggunakan kostum berupa kain bercorak kotak-kotak berwarna hitam putih seperti papan catur khas Bali melingkari bagian pinggang mereka.Tari Kecak disebut juga dengan Fire Dance memakai konsep seni drama plus tarian dengan muatan cerita kalon pewayangan. Seperti kesenian tradisional lain, Tari Kecak juga mengandung unsur mistis dengan mempertontonkan ilmu kekebalan tubuh secara gaib dengan ditunjukkan dengan tidak mempannya penari ketika terbakar oleh api, keunikan lain terdapat pada instrumen atau iringan musiknya, tidak seperti tari-tarian tradisional lain yang menggunakan alat sebagai pengiring musiknya, Tari Kecak memadukan suara-suara mulut dan terikan penari dengan bunyi “cak cak ke cak ke cak cak ke” yang terharmonisasi menjadi satu nada yang khas sambil para penari mengangkat serta menggoyang-goyangkan kedua telapak tangannya.

tari-kecak-ubud-indonesia252b1152_12737465445-tpfil02aw-17270

Di Uluwatu, Tari Kecak pertunjukkannya menjelang matahari terbenam, ini akan memberikan sensai berbeda bagi anda yang menontonnya, Tari Kecaknya menjadi lebih istimewa. Anda bisa menyaksikan kekompakkan dan harmonisasi gerakan pemain plus suara-suara dari mulut para penari menghasilkan sebuah karya seni yang menarik dan luar biasa. (Arisca Meir/inloveindonesia.com) (Foto: tripwow.tripadvisor.com; lebihpagi.wordpress.com)