Tex Saverio, a Wild Indonesian Designer

By on January 22, 2015

Tak bisa dipungkiri, semakin hari semakin banyak pemuda-pemuda Indonesia yang menharumkan nama Indonesia di kancah internasional dalam berbagai bidang. Selain bidang pendidikan dan olahraga, salah satu bidang yang tak luput dari perhatian internasional adalah Fashion.

Jika berbicara tentang fashion, tentu saja tidak lengkap jika ‘Tex Saverio’ tidak masuk ke dalamnya. Tex Saverio adalah designer kebanggaan Indonesia yang mampu membuat dunia terkagum-kagum dengan berbagai design dan prestasinya yang luar biasa.

Tex Saverio lahir di Jakarta pada tanggal 28 Agustus 1984. Pria yang akrab disapa Rio ini sejak kecil memang sudah memiliki ketertarikan dengan dunia Fashion. Dengan ketertarikan yang besar inilah dirinya pun tidak menyelesaikan sekolah formalnya. Pernah suatu ketika gurunya mendapati rio sedang menggambar saat pelajar tengah berlangsung. Gurunya pun menegur dengan mengatakan bahwa ia seharusnya masuk sekolah design. Hal itulah yang dilakukan Rio kemudian. . Ia berhenti dari sekolahnya dan melanjutkan ke Bunka School of Fashion di Jakarta mulai dari tahun 2003 hingga 2004, lalu melanjutkan ke Phalie Studio sampai tahun 2005.

Rio memulai debutnya dengan membuka sebuah butik, yang bertempat di Jl. Pluit Barat 7 no 1, Jakarta. Dengan berbekal kemampuan dan kepercayaan diri yang tinggi, ia berhasil mencuri perhatian penikmat fashion di Indonesia dengan label rancangannya yang diberi nama ‘La Glacon’.

Awal kesuksesannya di dunia Fashion saat dirinya berhasil menyabet perhargaan Nasional Mercedes-Benz Asia Fashion Award pada tahun 2005. Dengan penghargaan inilah nama Tex Saverio pun seketika mencuat dan langsung menjadi buah bibir di Indonesia.

Prestasi Rio di dunia Fashion tidaklah berhenti disana. Berbekal kemampuan serta support dari rekan-rekannya, Rio pun memberanikan diri untuk menunjukan karya karyanya kepada agen Fashion yang menaungi diva International, Lady Gaga. Rancangannya disambut dengan positif. Hingga gaun rancangannnya dipakai oleh Lady gaga saat pemotertan majalah Harper’s Bazar pada tahun 2012 lalu.

Setelah Lady Gaga, gaun rancangannya yang lain pun berhasi dikenakan oleh selebritis Hollywood lainnya. Seperti Kim Kadarshian, Taylor Swift, bahkan Rio pun berhasil membuat sebuah gaun dimana gaun tersebut dikenakan oleh Jennifer Lawrence di dalam film Hunger Games : Catching Fire.

konsep ‘wild’ yang menjadi ciri khas Rio dianggap sulit untuk dapat dikonsumsi oleh orang Indonesia ataupun dipakai dalam acara resmi, hingga karyanya tidak bisa dihadirkan di Indonesia secara bebas. Namun itu bukan berarti nama Rio menghilang di dunia mode Indonesia, sebaliknya, banyak designer Indonesia yang bangga akan kiprahnya karena dapat mengangkat nama bangsa di kancah Internasional. Rio pun mengatakan bahwa apapun yang terjadi, ia tetap akan berusaha untuk menjadi perancang terbaik baik di Indonesia maupun Internasional.